1.masih kuning telur

2.masih kuning telur tapi mulai ada perubahan bentuk sedikit
3.sudah mulai pecah meskipun tidak semua
4.warna kuning sudah setengah

5.warna kuning nya sudah tinggal setengah
6.warna kuning sudah mulai mengilang dan sudah ada sayup2 embrio
7.embrio sudah mulai terlihat sedikit
8.embrio sudah mulai terlihat
9.embrio sudah mulai terlihat membesar
10.embrio sudah terlihat hampir jelas dan sudah terlihat mata nya
11.embrio sudah berpisah dari cangkang nya dan sudah terlihat jelas
12.embrio sudah hampir menjadi anak ayam
13.embrio sudah menjadi anak ayam yang utuh
[Pada
prinsipnya semua jenis telur mempunyai struktur yang sama, Telur
terdiri dari enam bagian yaitu: kerabang telur atau kulit luar (shell),
selaput kerabang, putih telur (albumin), kuning telur (yolk), tali
kuning telur (chalaza) dan sel benih (germ plasm). Masing-masing bagian
memiliki fungsi khas.Kerabang telur berfungsi sebagai pelindung embrio
dari gangguan luar yang tidak menguntungkan. Kerabang juga berfungsi
melindungi putih telur dan kuning telur agar tidak keluar dan
terkontaminasi dari zat-zat yang tidak diinginkan. Kerabang telur
memiliki pori-pori sebagai media lalu lintas gas oksigen (O2) dan karbon
dioksida (CO2) selama proses penetasan. Oksigen diperlukan embrio untuk
proses pernapasan dan perkembangannya.Putih telur merupakan tempat
penyimpanan air dan zat makanan di dalam telur yang digunakan untuk
pertumbuhan embrio. Kuning telur merupakan bagian telur yang bulat
bentuknya, berwarna kuning sampai jingga dan terdapat di tengah-tengah
telur. Kuning telur mengandung zat lemak yang penting bagi pertumbuhan
embrio. Di dalam kuning telur terdapat sel benih yang menjadi unsur
utama embrio unggas. Pada bagian ujung yang tumpul dari telur terdapat
rongga udara yang berguna untuk bernapas bagi embrio selama periode
penetasan, yang berlangsung rata-rata 20-22 hari.Rahasia Penciptaan TelurTak
dipungkiri telur merupakan sebuah keajaiban besar di alam yang
mengandung zat gizi sempurna untuk kehidupan embrio ternak unggas.
Meskipun begitu, untuk dapat menghasilkan bakal anak, telur harus
mendapatkan lingkungan yang nyaman (comfort zone) supaya embrio yang ada
di dalamnya dapat berkembang dengan baik dan menetas pada waktunya.
Biasanya sang induk akan mengerami telur secara alami atau bisa juga
menggunakan mesin tetas. Sebelumnya, sang induk harus menyediakan
sejumlah 'makanan' yang cukup di dalam telur untuk perkembangan embrio
mulai dari awal peneloran sampai embrio bertumbuh menjadi seekor anak
ayam dan menetas.Uniknya, perkembangan embrio unggas terjadi di luar
tubuh induknya. Dengan kata lain, sejak telur terpisah dari induknya,
embrio akan berkembang dengan memanfaatkan zat putih telur dan kuning
telur yang ada di dalam telur.Subhanallah, inilah kebesaran
Allah yang diperlihatkan dalam sebutir telur. Bandingkan dengan embrio
manusia yang terus menerus menerima suplai makanan dari ibunya di dalam
rahim, normalnya selama 9 bulan 10 hari. Sedikit saja supiai makanan
terganggu, maka pertumbuhan janin juga akan terganggu, dan tidak jarang
berdampak fatal bagi sang janin. Begitu berhasil memecahkan kerabang,
anak ayam akan bercuap-cuap untuk pertama kalinya. Inilah tasbih-nya
anak ayam. Bukankah semua makhluk yang ada di muka bumi bertasbih
mensucikan nama Allah.Firman Allah, "Tidakkah kamu tahu
bahwasanya Allah: kepadaNya bertasbih apa yang ada di langit dan di bumi
dan burung (pun bertasbih) dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing
telah mengetahui (cara) berdoa dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui
apa yang mereka kerjakan." (QS An Nur [24] ; 4 1).]
2.masih kuning telur tapi mulai ada perubahan bentuk sedikit
3.sudah mulai pecah meskipun tidak semua
5.warna kuning nya sudah tinggal setengah
No comments:
Post a Comment